
Foto: Bima Ade Permana, Spd. Ketua SAPMA Pemuda Pancasila (PP) Deli Serdang
Deli Serdang (Mataseber)
Menjelang pemilihan Ketua Senat Universitas Negeri Medan (UNIMED), Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Deli Serdang, Bima Ade Permana, S.Pd., mengajak seluruh anggota Senat mengedepankan integritas, independensi, dan prinsip meritokrasi dalam menentukan pemimpin Senat.
Bima menegaskan bahwa Senat memiliki posisi strategis sebagai unsur penyusun kebijakan akademik, penilaian akademik, dan seluruh peraturan rektor harus mendapat pertimbangan dari senat. Karena itu, menurutnya, Ketua Senat harus dipilih berdasarkan kapasitas, rekam jejak kepemimpinan, dan integritas, bukan karena warisan atau praktik dinasti.
“Meritokrasi harus menjadi dasar utama. Jangan sampai muncul stigma bahwa jabatan Ketua Senat hanya menjadi kelanjutan dari praktik dinasti. Kepemimpinan di lingkungan akademik harus dibangun atas kemampuan dan rekam jejak,” ujarnya.
Bima juga menyinggung adanya informasi yang berkembang di kalangan sivitas akademika mengenai salah satu calon Ketua Senat yang dinilai masih menyisakan sejumlah persoalan saat menjabat sebagai Rektor UNIMED. Ia meminta anggota Senat mencermati rekam jejak setiap calon secara objektif sebelum menggunakan hak pilihnya.
“Jika memang masih terdapat persoalan yang belum pernah dijelaskan secara tuntas, tentu hal itu patut menjadi bahan pertimbangan bagi para pemilik hak suara,” katanya.
Meski demikian, Bima menegaskan bahwa pernyataannya bukan ditujukan untuk menyerang pribadi tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar proses demokrasi di lingkungan kampus berlangsung bersih, objektif, dan berintegritas.
SAPMA PP Deli Serdang, lanjutnya, akan mengawal proses pemilihan Ketua Senat UNIMED agar berjalan secara transparan dan menghasilkan pemimpin yang mampu menjaga marwah institusi serta independen dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan akademik.
“UNIMED membutuhkan Ketua Senat yang berintegritas, independen, dan dipercaya sivitas akademika. Kepentingan institusi harus berada di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” tutup Bima.
Reporter: Repi s