
Foto: Presiden Prabowo Subianto Menghadiri acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Sport Center Limboto Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Rabu (24/6/2026).
Gorontalo (Mataseber)
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu (24/06/2026).

Foto: Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato kata sambutan acara PENAS Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di dampingi Menteri Kordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Menteri Sekertaris Negara RI Prasetyo Hadi, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Menteri Dalam Negeri RI Jenderal Pol Purn Tito Karnavian, Teddy Indra Wijaya Sekertaris Kabinet, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol Listiyo Sigit Prabowo,
Menurut informasi yang di himpun Tim Media Online Mataseber dalam pesan tertulis Sekretariat Kabinet menyampaikan. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengatakan kebutuhan pangan merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan ketersediaan pangan nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan petani dan nelayan sebagai ujung tombak ketahanan pangan Indonesia.

Kepala Negara juga mengungkapkan bahwa keberhasilan sektor pangan nasional mulai mendapat perhatian dunia. Indonesia kini memiliki surplus sejumlah komoditas strategis, termasuk pupuk, sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan negara lain. Selain itu, sejumlah negara juga mulai meminta pasokan beras dan jagung dari Indonesia.

Usai menyampaikan sambutan, Presiden Prabowo meninjau Teknologi Budidaya Padi Pertanian Modern Model Advanced Agricultural System (PM-AAS) serta area Gelar Teknologi yang menampilkan berbagai inovasi di bidang pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, dan teknologi pendukung swasembada pangan.


Dalam keterangannya usai peninjauan, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang dikembangkan di sektor pertanian dan menilai capaian teknologi pertanian saat ini bersifat revolusioner


Presiden pun menegaskan optimisme bahwa Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, bahkan menuju posisi sebagai lumbung pangan dunia. Kepala Negara juga menekankan pentingnya keberlanjutan sistem pertanian serta peningkatan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan teknologi yang terus dikembangkan.



Sejumlah Menteri dan pejabat negara turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto diantaranya, Zulkifli Hasan Menteri Kordinator Bidang Pangan RI, Menteri Sekertaris Negara RI Prasetyo Hadi, Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian RI, Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri RI, Teddy Indra Wijaya Sekertaris Kabinet, Kapolri Jenderal Pol Listiyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, dan 49 Kepala Daerah, yang meliputi Gubernur, Bupati dan Walikota
Reporter: Tim/Repi s